Kemaren sempet baca cerita tentang emak pemalas, lalu sayapun mengunggah pengalaman yang sama ke status WA. Dan ternyata memang sekarang udah mulai bermunculan emak-emak pemalas. Alhamdulillah, itu berarti emak-emak udah mulai paham untuk membagi beban dan menerapkan keteraturan dan keseimbangan hidup untuk generasi mendatang dengan membiasakan mereka untuk lebih bertanggung jawab dengan tugas mereka.

Yah, mengajarkan tanggung jawab dan keteraturan untuk anak adalah PE ER yang sangat menantang. Karena kita pun sebagai orang tua harus konsisten juga. Tidak bisa kita menuntuk anak-anak untuk melakukan sebuah kebaikan ketika kita sendiri belum bisa memberikan contoh yang baik untuk anak-anak. Karena mereka tidak hanya mendengar apa yang kita katakan, tapi mereka justru lebih memperhatikan sikap dan perilaku kita sebagai role mode untuk mereka

Sebagai emak pemalas, saya dirumah lebih cenderung untuk membagi tugas membersihkan rumah dengan anak-anak. Semisal merapikan buku pelajaran, buku bacaan, pencil dan mainan kepada Zu dan Al. Ketika mereka belum sempat membersihkan atau merapikan karena satu dan lain hal, maka saya akan tutup mata aja sambil mulut berkomat kamit menyuruh dan mengingatkan mereka untuk segera membereskan mainan / buku yang berceceran ketika mereka tidak menggunakannya. Kecenderungan duo bocah ini ketika disuruh membereskan mainan dan kawan-kawannya adalah sambil ngobrol atau bercanda (wajarlah ya asalkan sesuai dengan timing nya, cuman pada akhirnya waktunya molor banyak). Jadi, agar lebih efektif biasanya saya memberlakukan limited time untuk setiap kegiatan. wkwkwk… Ketika exceed time, maka jadwal selanjutnya otomatis akan bergeser dan berakibat kesenangan atau waktu mainan / waktu nonton / waktu main game mereka pun terpotong. Bahkan lebih banyak akhirnya jadwal have fun nya mundur ke hari berikutnya.

Ada beberapa poin *pemalas* yang pada akhirnya membawa saya untuk menjadi lebih enjoy melakukan banyak hal. Karena anak-anak sudah terbiasa untuk mandiri melakukan beberapa hal yang menjadi tanggung jawab mereka. Membiasakan hal-hal ini tidak mudah juga sih, ada banyak fase yang mesti dilewati. Semisal kadang kita harus pura-pura mengiyakan kerapian versi mereka, kebersihan versi mereka, dan lain sebagainya. Percayalah, kerapian dan kebersihan anak seumuran under 10 tahun pastinya bedalah dengan standar kita yang sudah duluan terlahir didunia selama puluhan tahun…. eeeeaaa

Intinya adalah Give them faith…

By defatha

Love Crafting, Blogging, Travelling, Gardening, Parenting, Writing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *